Resensi Film: Dolittle (2020) Si Dokter untuk Semua Makhluk


Dolittle
We've no choice but to embark on this perilous journey.

Sumber: IMDb.com
Judul: Dolittle
Genre: Adventure, Comedy, Family
Sutradara: Stephen Gagan
Penulis Naskah: Stephen Gagan, Dan Gregor, Hugh Lofting, Doug Mand, Thomas Shepherd
Pemain: Robert Downey Jr., Antonio Banderas, Michael Sheen, Jim Broadbent, Jessie Buckley, Harry Collet, dan lainnya.
Durasi: 101 menit
Ditonton di Plaza Araya XXI, Malang

Dr. John Dolittle lives in solitude behind the high walls of his lush manor in 19th-century England. His only companionship comes from an array of exotic animals that he speaks to on a daily basis. But when young Queen Victoria becomes gravely ill, the eccentric doctor and his furry friends embark on an epic adventure to a mythical island to find the cure.
***

Seperti halnya kebiasaan saya saat pulang ke Malang, saya bertemu dengan sahabat saya dan kami memutuskan untuk menonton. Awalnya, saya berniat untuk menonton Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Visinema Pictures. Akan tetapi, setelah saya melihat jadwal film yang sedang tayang, saya girang bukan kepalang saat tahu Dolittle telah ditayangkan.

Tentang Dolittle

Kalau boleh jujur, saya sama sekali belum pernah menonton film tentang Dr. Dolittle sebelumnya. Jadi, saya tidak punya pandangan akan seperti kehidupan dokter yang eksentrik ini. Saya hanya sekadar tahu kalau Dr. Dolittle tinggal bersama para hewan di rumahnya. Bagaimana kehidupan dan apa pekerjaannya, tidak pernah saya ketahui.

Awalnya, Dr. John Dolittle (Robert Downey Jr.) hidup menyendiri bersama teman hewannya. Setelah istrinya, Lili Dolittle (Kasia Smutniak), menghilang di tengah perjalannya ke Pulau Eden. Akan tetapi, sang Ratu Inggris, Ratu Victoria (Jessie Buckley) yang masih muda jatuh sakit. Hal ini membuat Lady Rose (Carmel Laniado) berupaya untuk meminta bantuan Dolittle. Awalnya, Dolittle enggan untuk membantu sang Ratu Inggris. Akan tetapi, para teman hewannya mendorong Dolittle untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Di sisi lain, Tommy Stubbins (Harry Collett), dibesarkan oleh paman dan bibinya yang merupakan keluarga pemburu. Sayangnya, Stubbins merasa bahwa apa yang dilakukan oleh pamannya adalah benar. Ia merasa bahwa seharusnya hewan-hewan itu dilindungi. Suatu hari, Stubbins tak sengaja menembak seekor tupai. Berhubung ia tak tahu harus berbuat apa, datanglah Poly (suara diisi oleh Emma Thompson), burung kakaktua kawan Dolittle. Poly pun menuntun Stubbins menuju rumah Dolittle.

Kira-kira apakah yang akan terjadi selanjutnya? Bagaimana cara Dolittle menyelamatkan sang Ratu? Apa peran sesungguhnya dari Stubbins?

Cocok untuk anak-anak

Sumber: canva.com, edited by me
Menurut saya, film ini memang sengaja dibuat dengan target pasar anak-anak. Maka tak heran kalau interaksi antar hewan di dalamnya menjadi cukup ditonjolkan. Kalau ditanya, saya pun cukup puas dengan kekocakan para hewan. Mulai dari Chee-Chee (suara diisi oleh Rami Malek), si gorila yang kurang percaya diri, Yoshi (suara diisi oleh John Cena), si burung unta yang tak bisa berenang maupun terbang, dan juga Plimpton (suara diisi oleh Kumail Nanjiani). si beruang kutub yang selalu kedinginan.

Cerita yang disampaikan pun sebetulnya sangat sederhan, yakni bagaimana perjalanan Dolittle untuk mencari buah Eden. Buah yang diyakini bisa menjadi obat penawar sakitnya sang Ratu. Setidaknya, kalau film ini ditonton oleh anak-anak, akan mudah dicerna.

Sepertiga akhir film yang membosankan

Baiklah. Saya memang tidak mengharapkan film ini akan se-grande Iron Man. Akan tetapi, saya rasa sepertiga akhir dari film ini adalah bencana. Dalam artian, entahlah. Banyak sekali plot hole yang terasa di sini. Bahkan, saya berkali-kali berkomentar lirih bersama dengan teman saya, "lho? Cuma gitu, aja?". Menurut saya, penyelesaian konflik dalam film ini tidak tergali.

Kemudian, saya rasa, unsur adventure di sini kurang menantang. Jujur saja, teman saya sampai mengantuk saat menontonnya. Bisa dibilang, kurang bisa menarik perhatian penonton sepenuhnya ke dalam cerita yang disajikan.

Sungguh suatu hal yang patut disayangkan karena pada dasarnya sejumlah nama besar ikut terlibat dalam film ini. Seperti Tom Holland yang mengisi suara Jip, si anjing; Ralph Fiennes yang mengisi suara Barry, si harimau peliharaan King Rassouli; dan juga Octavia Spencer yang mengisi suara Dab-Dab, si bebek.

Kesimpulan

Kalau sekadar mencari film hiburan keluarga, Dolittle akan betul-betul menghiburmu. Akan tetapi, sebagai penonton dewasa, film ini dapat dibilang kurang memuaskan. Sedih, sih. Tapi mau bagaimana lagi?

6.5 bintang untuk Chee-Chee yang jadi favorit.

Sincerely,
Puji P. Rahayu

No comments:

Post a Comment

Popular Posts